Pemodelan Bahaya Erosi Tanah Berbasis USLE dan SIG di DAS Olaya, Sulawesi Tengah

  • Susi Andayani Universitas Tadulako
Kata Kunci: erosi tanah, konservasi lahan, model USLE, sistem informasi geografis, dinamika erosi, DAS Olaya

Abstrak

Erosi tanah merupakan permasalahan lingkungan yang berdampak langsung pada degradasi lahan dan penurunan produktivitas wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika bahaya erosi tanah di DAS Olaya, Sulawesi Tengah, melalui pendekatan model Universal Soil Loss Equation (USLE) yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Geografis (SIG). Analisis dilakukan untuk dua periode, yaitu tahun 2020 dan 2023, guna mengidentifikasi perubahan laju erosi dan distribusi spasial bahaya erosi. Parameter yang digunakan meliputi erosivitas hujan (R), erodibilitas tanah (K), panjang dan kemiringan lereng (LS), serta vegetasi dan tutupan lahan (CP). Seluruh data spasial diproses dalam format raster dan dianalisis menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.7.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata laju erosi tahunan menurun dari 333,70 ton/ha/tahun pada tahun 2020 menjadi 173,57 ton/ha/tahun pada tahun 2023. Penurunan ini dipengaruhi oleh perubahan nilai erosivitas hujan. Berdasarkan klasifikasi Indeks Bahaya Erosi (IBE), sebagian besar wilayah DAS tergolong dalam kelas bahaya erosi berat pada tahun 2020 dan menurun menjadi kelas sedang pada tahun 2023. Kajian ini menegaskan pentingnya pemantauan spasial temporal dalam pengelolaan DAS, serta perlunya upaya konservasi lahan berbasis zonasi prioritas konservasi untuk mitigasi erosi di wilayah tropis.

Kata kunci: erosi tanah, konservasi lahan, model USLE, sistem informasi geografis, dinamika erosi, DAS Olaya

Diterbitkan
2025-08-26
Bagian
Articles